UNIKNYA BUDAYA JAWA MENANGKAL HUJAN

UNIKNYA BUDAYA JAWA MENANGKAL HUJAN

 Hallo Sobat MotoMideo Tulungagung !

Di tanah Jawa ada banyak tradisi atau kebiasaan dari nenek moyang yang masih terjaga dan sering dilakukan. Salah satunya adalah cara unik untuk menangkal hujan.

Hujan merupakan berkah dari Tuhan. Karena dengan turunnya hujan, tanah bisa kita tanami segala tamanan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Biasanya kegiatan menangkal hujan dilakukan apabila ada acara-acara tertentu yang dilaksanakan pada bulan-bulan yang biasanya turun hujan. Hal itu dilakukan untuk kelancaran berjalannya acara tersebut.


Ada 3 cara unik orang tanah Jawa untuk menangkal hujan :

1. Mengambil Batu Kerikil di Perjalanan

Menurut primbon Jawa jika sedang berada di perjalanan awan tebal menghampiri itu pertanda akan turun hujan. Biasanya orang Jawa akan mengambil beberapa batu kecil sambil berucap "ojo pati-pati tibo udane, yen durung tibo kerikile kang dak cekel iki". Artinya, jangan turun hujan sebelum saya membuang kerikil ini. Dengan cara ini dipercaya hujan tidak akan turun sebelum kita sampai di tujuan.

2. Membalik Sapu Lidi

Sapu lidi merupakan alat kebersihan yang terbuat dari tulang daun kelapa, yang berjumlah banyak kemudian diikat. Untuk menangkal hujan, biasanya sapu lidi diberdirikan secara terbalik. Selain itu pada ujung lidi ditancapkan beberapa cabai dan bawang. Usahakan jangan sampai sapu lidi ambruk atau jatuh. Tradisi ini masih kerap dilakukan oleh masyarakat Jawa, termasuk di Tulungagung.


3. Melempar Celana Dalam ke Atap.

Lain daerah lain juga tradisinya. Di beberapa daerah percaya bahwa melempar celana dalam ke atap dapat menangkal turunnya hujan. Namun orang yang melakukannya mungkin akan sungkan dan malu jika dilihat oleh orang lain.

Mungkin masih ada banyak tradisi lain untuk menangkal hujan di tanah Jawa. Jika Sobat MotoMideo mengetahui tradisi yang lainnya bisa tulis di kolom komentar ya.

Semoga artikel ini bisa membantu Sobat MotoMideo untuk lebih mengenal Tulungagung. Ikuti terus Chanel Youtube MotoMideo Tulungagug, karena Bersama MotoMideo Tulungagung Melihat Tulungagung Lebih Dekat.

0 Komentar