MENGENAL KESENIAN KENTRUNG


 Hallo Sobat MotoMideo Tulungagung !

Indonesia memiliki beragam kesenian dan budaya. Namun kini tak sedikit kesenian yang mulai hilang atau tak banayak orang yang mengenalnya, salah satunya yaitu kentrung.

Kentrung merupakan kesenian teater yang biasanya digunakan untuk menyampaikan pesan moral kepada masyarakat. Kentrung dimainkan oleh dalang yang mendongeng dan melawak serta diiringi oleh musik yang khas.

Kata Kentrung berasal dari kata kluntrang-kluntrung yang bermakna "mengembara kesana sini". Ada pula yang mengatakan kentrung berasal dari alat musik yang dimainkan. Yaitu "ken" dari alat musik kendang dan "trung" dari bunyi alat musik rebana. Namun ada pula yang mengatakan jika kentrung berasal dari kata "ngreken-ngantung" yang memiliki arti "menghitung dan berangan-angan".



Pada zaman dahulu pemain kentrung hanya duduk mendengarkan dalang bercerita, dan terkadang pemainnya nembang, parikan atau berpantun. Dalam perkembangannya pemain kentrung sudah bisa berekspresi memerankan tokoh seperti pada pemain ludruk dan ketoprak.

Kentrung banyak dijumpai di wilayang Jawa Tengah dan Jawa Timur, termaasuk Kabupaten Tulungagung. Salah satu seniman kentrung Tulungagung yaitu bernama Mbah Gimah.

Awalnya kentrung digunakan untuk dakwah menyampaikan ajaran Islam. Dengan tampilannya yang sederhana dan menggunakan dialeg daerah diharapkan dapat mudah diterima dan dimengerti oleh masyarakat. Namun seiring perkembangan zaman kentrung kini lebih banyak dimanfaatkan untuk hiburan pada acara-acara tertentu seperti pernikahan atau khitanan.


Jika Sobat MotoMideo penasaran seperti apa kesenian kentrung, kalian bisa tonton video di bawah ini ya. Semoga artikel ini bisa membantu Sobat MotoMideo untuk lebih mengenal Tulungagung. Terus ikuti Chanel Youtube MotoMideo Tulungagung, karena Bersama MotoMideo Tulungagung Melihat Tulungagung Lebih Dekat.


#tulungagungmening #kulinermening #motomideo #kabupatentulungagung #tulungagung #melihattulungagunglebihdekat #motovlog #reviewmotovlog #motomideotulungagung