KEBUN STROBERI TULUNGAGUNG

Kota Tulungagung merupakan kota yang penuh akan budaya kuliner dan wisatanya. Salah satu wisata yang terkenal saat ini adalah kampoeng stroberi yang terletak di Kecamatan Pagerwojo, Desa Gambiran.

Stroberi merupakan tanaman herbal. Ada berbagai macam jenis stroberi, salah satu jenisnya bernama Fragaria chiloensis L. Jenis ini yang menyebar ke berbagai negara Amerika, Eropa dan Asia. Namun jenis stroberi yang ditanam dikebun itu ada storberry Californiasalah satunya dan pengelola juga sedang menguji beberapa jenis storbery lain seperti Dayang Sumbi, Manora, dan Sweet Charlie

Manfaat stroberi sendiri ada banyak, berikut manfaat dari buah stroberi:

1.      Stroberi mampu menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh.

2.      Stroberi dapat membantu mengurangi kerja aktif kanker karena
asam ellagic yang dikandungnya.

3.      Stroberi dapat meredam gejala stroke.

4.      Stroberi mengandung zat anti alergi dan anti radang.

5.      Konsentrasi tujuh zat antioksidan yang ada pada stroberi lebih tinggi dibandingkan buah atau sayuran lain, sehingga Stroberi merupakan buah yang efektif mencegah proses oksidasi pada tubuh (Oksidasi ialah hancurnya jaringan tubuh karena radikal bebas. Oksidasi juga bertanggung jawab pada proses penuaan).
 
6.      Stroberi yang kaya vitamin C sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak.

7.      Stroberi yang hanya sedikit mengandung gula juga cocok untuk diet bagi pengidap diabetes.

8.      Stroberi yang dimakan teratur dapat menghaluskan kulit dan membuat warna kulit terlihat lebih cerah dan bersih. Khasiat yang terkenal lainnya adalah anti keriput.

9.      Stroberi dapat memutihkan atau membersihkan permukaan gigi.

10.  Stroberi dapat melawan encok dan radang sendi.

11.  Daun stroberi juga berkhasiat karena memiliki zat astringent. Tiga hingga empat cangkir air hasil rebusan daun stroberi per hari, dapat efektif menghentikan serangan diare.

12.  Kebutuhan vitamin C orang dewasa perharinya dapat dicukupi oleh 8 buah stroberi (98 mg). Kebutuhan serat juga sekaligus bias terpenuhi.

Di kampoeng stroberi tidak hanya berisi buah-buahan atau tanaman stroberi tapi ada juga spot foto yang menarik untuk mengisi akun sosmed kalian. Stroberi yang ditanam pun sangat berkualitas, cara penanaman dan perawatan semuanya dilakukan dengan baik  oleh ahlinya. Kalian juga bisa mencoba rasa stroberi dikebun itu dengan memetiknya langsung dari pohon, jadi kalian bisa makan buah yang segar dan fresh langsung dari pohonya, namun anda harus membayar Rp.7000,-  untuk per-onsnya. 

Di wisata tersebut juga menyuguhkan tempat makan (warung), dan salah satu menu andalannya adalah jus stroberi yang dibuat dari buah stroberi fresh sehingga membuat rasa dari jus ini menjadi segar. Untuk menu andalan laqinnya ada nasi tiwul dengan lauk ikan untuk urapnya ada jungret sama ketul, dan masih banyak menu lain dikampoeng stroberi. 

Pengelola juga menjual buah hasil kebun itu. Selain dijual dalam bentuk buah pengelola juga menjual nya dalam bentuk selai storbery untuk buahnya yang kecil-kecil dan saos strobery untuk kuliner disitu namun itu semua belum mencakup pasar luar hanya dilokal atau daerah wisata kebun stroberi saja. 

Menurut pengelola kebun Bapak Budi sejarah awal dari wisata kampoeng stroberi ini terinspirasi karena dulu di Tulungagung belum banyak tempat wisata kemudian pengelola memanfaatkan kondisi ini mungkin stroberi sangat cocok dan berisiniatif membudidayakan stroberi. Meskipun si pengelola waktu pertama kali hanya mencoba namun akhirnya banyak pengunjung atau peminat yang datang memetik stroberi sendiri, dan dibuatlah wisata kampoeng stroberi. 

Wisata kebun stroberi masih terbilang wisata baru di Tulungagung karena berdiri di tahun 2018 dalam penanamanya dan pada bulan Mei 2019 untuk pembukaan wisatanya. Lahan yang dikelola dikebun strawberry memilik luas sekitar 40meter x 30meter. 

Banyaknya pengunjung yang datang bukan hanya untuk memetik stroberi tetapi juga untuk mencicipi kuliner khas pedesaan dan olahan khas buah stroberi diwisata. Untuk akses jalan menuju wisata lumayan sulit namun pengelola memiliki  keinginan untuk memperbaikinya agar lebih banyak pengunjung yang datang ke wisata dengan mudah, aman dan cepat. 

Pak Budi berharap kedepannya seluruh warga masyarakat bisa ikut terlibat dalam mengembangkan wisata kebun strobei ini dan dari nama balai stroberi bisa berubah menjadi kampung stroberi. Selain itu, Pak Budi juga berharap pemerintah terkait untuk kedepanya ada prioritas untuk pengembangan stroberi ini, karena kebun stroberi ini masih satu satunya wisata kebun stroberi yang ada di Tulungagung.

0 Komentar