Pria Asal Malang Ditangkap Polisi, Tidak Mengaku Pengedar Sabu Cuma Disuruh Seseorang

Pria Asal Malang Ditangkap Polisi, Tidak Mengaku Pengedar Sabu Cuma Disuruh Seseorang


MOTOMIDEO TULUNGAGUNG NEWS - Demi uang Rp 2 juta dan konsumsi sabu secara gratis, MA (37), warga Jalan L.A Sucipto, Gang Taruna, Kecamatan Blimbing, Kota Malang harus berurusan dengan Satreskoba Polresta Malang Kota.

Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, AKP Danang Yudanto melalui Kaur Bin Ops Satreskoba Polresta Malang Kota, Iptu Bambang Heryanta mengatakan, penangkapan bermula setelah petugas mendapat informasi ada peredaran gelap narkotika di kawasan Jalan L.A Sucipto.

Setelah dilakukan penyelidikan, anggota kepolisan berhasil mendapatkan identitas tersangka.

Akhirnya, polisi langsung membekuk tersangka MA di rumahnya pada tanggal 24 Juli 2021, sekitar pukul 16.30 WIB.

"Petugas melakukan penyelidikan dan undercover buy. Dan anggota berhasil menangkap tersangka MA. Saat dilakukan pengeledahan di kamar rumah tersangka, terdapat barang bukti narkoba jenis sabu sabu seberat 17,84 gram, timbangan digital, dan ponsel," ucapnya, Sabtu (31/7/2021).

Saat ditangkap, tersangka mengaku bahwa dirinya bukanlah pengedar.

Melainkan, hanya menjadi kurir narkoba atas suruhan seseorang berinisial RD.

"Tersangka mengaku untuk pengiriman 1 ons sabu sabu, akan mendapat upah Rp 2 juta. Selain itu, MA juga bisa memakai sabu sabu secara gratis," ucapnya.

Tersangka berikut barang bukti, dibawa petugas ke Mapolresta Malang Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Dari pengakuannya, tersangka mengaku bahwa sabu sabu seberat 1 ons dikirim secara ranjau di kawasaan Sukorejo, Pasuruan. Dia mengaku sebagai kurir untuk mengantar sabu sabu tersebut sesuai perintah RD. Dan tersangka ini, sudah tiga kali mendapat kiriman sabu sabu dari RD untuk dikirim ke pembeli," ucapnya.

Atas perbuatannya itu, kini tersangka mendekam di balik jeruji besi Polresta Malang Kota. Dan terancam hukuman penjara dalam waktu yang lama.

"Tersangka kami jerat Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara lima tahun dan maksimal seumur hidup," ucapnya.

SUMBER : https://surabaya.tribunnews.com/

By Ferris Chandra Sasmita

0 Komentar