Hari Pertama PPKM Darurat, Bor RS Tulungagung Masih Tersedia 50 Persen

Hari Pertama PPKM Darurat, Bor RS Tulungagung Masih Tersedia 50 Persen

 


MOTOMIDEO TULUNGAGUNG NEWS. 


Tulungagung - Hari pertama PPKM Darurat, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo memastikan Bed Occupancy Ratio (BOR) atau okupansi rumah sakit, saat ini okupansi rumah sakit di wilayahnya di kisaran 50 persen. Sehingga ketersediaan tempat tidur pasien dinilai masih mencukupi.

"Yang satu yang menjadi fokus (PPKM darurat) adalah masalah BOR, harus benar-benar tersedia. Untung di Kabupaten Tulungagung tidak (sampai) mendirikan tenda di selasar, karena masih cukup lah," kata Maryoto Birowo, Sabtu (3/7/2021).


Menurutnya, meskipun kapasitas ruang perawatan masih mencukupi, namun pihaknya telah mempersiapkan sejumlah skema jika terjadi lonjakan pasien yang signifikan.


"Tapi kami tidak berharap bertambah terus pasiennya," jelasnya.


Pada periode pembatasan sosial yang dilaksanakan pada tanggal 3 - 20 Juli, Maryoto Birowo meminta masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, dan untuk sementara tidak berpergian jika tidak dalam kondisi penting. Untuk proses pendisiplinan masyarakat dalam menjalankan instruksi PPKM darurat, pihaknya bekerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI.


"Kalau yang kritikal seperti layanan kesehatan, logistik tetap beroperasi, sedangkan sektor esensial seperti perbankan juga masih bisa buka," imbuhnya.


Maryoto, menambahkan untuk sektor non esensial diwajibkan untuk menerapkan work from home (WFH) 100 persen. Penghentian operasional juga diberlakukan terhadap sektor jasa pariwisata di Tulungagung. 


"Wisata tutup total, sementara harus melihat kondisi wilayah ini, meskipun sebelumnya sudah diizinkan buka," katanya.


Sementara Kadinkes Tulungagung Kasil Rokhmat mengklaim angka perkembangan virus Corona di wilayah Tulungagung masih cukup terkendali.


"Bahkan angka pertambahan masih di bawah daerah-daerah lain. Bagi kami tidak penting masuk di level berapa, yang terpenting adalah penanganan kami terukur dan terbaik untuk Kabupaten Tulungagung," kata Kasil.


Dari data COVID-19 Jawa Timur, jumlah warga yang terpapar virus Corona mencapai 3.566 orang, dengan rincian 199 masih aktif, 3.296 sembuh dan 71 meninggal dunia. Angka kesembuhan pasien di Tulungagung mencapai 92,43 persen dengan angka kematian 1,99 persen.


SUMBER: https://news.detik.com/

By Julio afs

0 Komentar