SUMBANG KEMACETAN DI TULUNGAGUNG, DISHUB BEKERJASAMA DENGAN POLRES, SATPOL PP & SUBDENPOM V/1-6 UNTUK MENERTIBKAN

SUMBANG KEMACETAN DI TULUNGAGUNG, DISHUB BEKERJASAMA DENGAN POLRES, SATPOL PP & SUBDENPOM V/1-6 UNTUK MENERTIBKAN

 MOTOMIDEO TULUNGAGUNG NEWS. Dinas Perhubungan (DISHUB) Tulungagung menggandeng Polres Tulungagung, Subdenpom V/1-6 Tulungagung dan Satpol PP untuk menertibkan aktivitas parkir liar, Senin (14/6/2021).

Salah satu yang menjadi fokus kegiatan ini adalah penguasaan area pakir di bahu jalan yang dilakukan pemilik toko.

Secara sengaja pemilik usaha memasang papan pengumuman, menegaskan jika bahu jalan di depannya hanya boleh dipakai pengunjung tokonya.

“Bahu jalan bukan milik perorangan. Semua orang punya hak untuk memanfaatkannya,” ujar Kabid Prasarana Dishub Tulungagung, Panji Putranto.

Penguasaan bahu jalan untuk lahan parkir ini ditemukan di Jalan dr Soetomo dan di Kapten Kasihin. Petugas parkir yang kebetulan bertugas dipanggil dan diberi penjelasan.

Demikian juga pemilik toko juga ditegur serta diberi surat edaran soal parkir.

“Isi edaran adalah dasar-dasar penyelenggaraan parkir. Tidak dibenarkan mengklaim ruang pemanfaatan jalan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan,” tegas Panji.

Area yang terlanjur diklaim pemilik toko tidak bisa dipakai parkir orang lain. Akibatnya kendaraan lain, terutama di jam sibuk akan kesulitan mencari tempat parkir.

Situasi ini menyebabkan parkir sembarangan dan memicu kemacetan jalan.


“Jika kami masih temukan plang penguasaan lahan parkir, akan kami angkut ke kantor,” ucap Panji.

Kesempatan ini juga dilakukan untuk sosialisasi kepada pedagang kaki lima (PK5) di Jalan A Yani Timur. Ruas jalan ini telah berubah menjadi titik PK5 yang berperan menyumbang kemacetan.

Sebab keberadaan PK5 ini memicu kendaraan berhenti di tepi jalan saat membeli dagangan.

Menurut Kanit Turjawali Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Hendrik Setiawan, ada dua mobil yang langsung ditilang karena parkir sembarangan.

Dua kendaraan ini diketahui parkir di bawah rambu larangan parkir di Jalan Adi Sucipto. Apalagi keduanya tepat berada di persimpangan jalan.

“Kendaraan yang parkir sembarangan ini memicu kemacetan,” ucapnya.

0 Komentar