TEMUKAN BALITA MENINGGAL TERCEBUR KOLAM DI KALIDAWIR

TEMUKAN BALITA MENINGGAL TERCEBUR KOLAM DI KALIDAWIR

MOTOMIDEO TULUNGAGUNG NEWS.  Nasib apes kembali menimpa bocah balita berinisial MAS umur 2,5 tahun alamat dusun Tuban desa Domasan kecamatan Kalidawir. Pasalnya, MAS (korban) ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di kolam ikan sedalam 113 cm dengan ukuran 9 x 17 meter milik tetangganya.

Kapolsek Kalidawir AKP Santosa melalui Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar, Anggota Polsek Kalidawir yang menerima laporan kejadian langsung menghubungi petugas medis dan Inafis Satreskrim Polres Tulungagung untuk mendatangi lokasi kejadian,” terang Tri Sakti, Selasa (15/06/2021) siang.

Menurut keterangan dari sejumlah saksi, Tri Sakti menjelaskan kronologis kejadian berawal pada hari ini (15/06/2021) sekira pukul 06.30 WIB korban bersama kakeknya (Mahfud) datang ke depan rumah milik Rica Yuliana untuk bermain bersama dengan anak Rica yang berinisial FM yang berumur 3 tahun. Saksi Rica (25) sebelum pergi BAB sempat mengetahui korban bersama anaknya sedang bermain pasir. Kemudian sekira pukul 07.20 WIB saksi Rica mendengar kakak korban UB umur 7 tahun sedang mencari memanggil – manggil adiknya (korban).

“Mengetahui hal itu, saksi Rica ikut membantu mencarinya, namun korban diketahui sudah mengapung disisi kolam ikan sebelah selatan dan selanjutnya berteriak minta tolong,” jelas Tri Sakti.

Mendengar suara teriakan orang minta tolong, Ahmad Baedowi (34) atau ayah korban langsung berlari menuju tempat kejadian dan selanjutnya mengeluarkan korban dari kolam tersebut. Korban seusai dikeluarkan dari kolam sudah dalam kondisi lemas dan meninggal dunia.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian juga ikut mendatangi korban yang selanjutnya melaporkan kejadiannya ke Polsek Kalidawir.

“Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ditwmukan tanda – tanda penganiayaan, dan pihak keluarga sudah membuat pernyataan tidak dilakukan otopsi pada korban karena sudah bisa menerima kematian korban merupakan musibah,” sambung Tri Sakti.

Dengan adanya kejadian ini, Tri Sakti menghimbau kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan anak – anaknya yang notabene mereka butuh pengawasan terlebih hingga saat ini masih pandemi. Selain itu bagi para pemilik kolam agar selalu memperhatikan keamanan kolamnya apalagi jika banyak anak – anak kecil bermain disekitar kolam agar menghimbaunya menjauh dari kolam atau mencari tempat lain untul bermain. Karena kolam merupakan area berbahaya bagi anak – anak.

“Untuk para orang tua yang memiliki anak – anak kecil agar lebih berhati – hati lagi dalam mengawasi anak – anaknya, ” pungkas Tri Sakti.


SUMBER BERITA : KONGKRIT.COM

0 Komentar